Mencegah pelecehan seksual dapat dilakukan melalui pendekatan individu, edukasi, dan penciptaan lingkungan yang aman. Langkah-langkah preventif ini meliputi: [1, 2, 3]
- Edukasi dan Batasan Diri: Ajarkan sejak dini mengenai batasan tubuh pribadi, kenali bentuk-bentuk sentuhan yang tidak aman, dan berani berkata "tidak" serta melawan. [1, 2]
- Waspada di Ruang Publik: Hindari area sepi atau gelap, pilih jalan yang terang saat bepergian sendirian, dan gunakan fasilitas khusus seperti gerbong kereta wanita. Jangan mudah percaya pada orang yang baru dikenal. [1, 2]
- Pengawasan di Lingkungan Pendidikan: Lembaga perlu menyusun kebijakan tegas dan membentuk satuan tugas khusus (seperti Satgas PPKS di kampus) untuk memberikan sosialisasi kepada seluruh warga sekolah atau universitas. [1]
- Kebijakan di Tempat Kerja: Hindari normalisasi "lelucon jorok" (guyonan bernuansa seksual). Perusahaan harus menyediakan budaya kerja yang saling menghargai dan kanal pelaporan atau hotline yang aman. [1]
- Pendampingan Medis: Saat berada di fasilitas kesehatan, selalu minta didampingi keluarga, pastikan Anda memahami prosedur medis, dan waspadai tanda-tanda tidak profesional dari tenaga medis. [1]